Spirited Away

*gambar ini dipilih karena keunyuannya X3
Akhirnya bisa nonton film legendaris ini setelah sekian lama XD.. Telat banget ya baru nonton sekarang. sebenarnya sudah download tapi ngga ada subtitle-nya :(. Film ini dibuat oleh Studio Ghibli dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki. Review setelah nonton film ini adalah, hmm.. animasinya bagus, storyline-nya bagus, cukup ringan, dan pesan-pesan moral yang ditanamkan dari ceritanya bagus. Kalau yang saya dapat ketika menonton intinya jangan serakah, harus baik sama semua orang, cinta mengalahkan segalanya (yang ini shoujo—cewek banget haha), dan ada pesan tentang menjaga lingkungan juga (entah kenapa film-film Studio Ghibli banyak yang menceritakan tentang lingkungan dan alam).
Tapi kok sepertinya film ini sebenarnya “more than meets the eye” ya :|? Sepertinya inti pesannya lebih dalam dari apa yang bisa saya tangkap ketika barusan menonton tadi, karena banyak terdengar quotes yang terasa penting dan banyak simbol-simbol aneh yang digambarkan di film tersebut. Seolah-olah ada alasan dibalik penggunaan gambar tersebut atau mengapa adegannya dibuat seperti itu.
Ketika sedang googling tentang karakter Haku untuk mencari tahu dia sebenarnya apa (karena terjemahan dari video yang saya dapatkan kurang jelas dan ternyata dia adalah roh penjaga sungai) saya menemukan artikel (terutama dari http://www.sparknotes.com/film/spiritedaway/context.html) yang berisi analisis tentang film ini. Dan ternyata analisisnya panjang >.<, dan pesan-pesan yang didapatkan juga banyak dan dalam. Saya juga membaca proses pembuatan filmnya, dan mengapa Hayao Miyazaki memasukkan unsur ini dan sebagainya. Karena pesan-pesannya panjang, saya tulis beberapa saja yang paling membekas.
Salah satu pesan yang cukup membekas di saya adalah tentang “nama asli Chihiro yang hilang”, karena ketika nonton pesan dibalik kehilangan nama tersebut tidak terpikirkan oleh saya. Ketika Chihiro meminta pekerjaan kepada si Penyihir Yubaba, Penyihir Yubaba mengambil nama aslinya dan memberinya nama baru yaitu Sen. Nama asli tersebut menggambarkan identitas asli dan Haku meminta Chihiro untuk tidak melupakan nama aslinya sehingga dia bisa kembali ke dunia asalnya. Yubaba mengendalikan makhluk yang bekerja pada dirinya dengan membuat mereka melupakan nama aslinya. Hal ini menggambarkan keadaan di dunia nyata. Dalam proses menjadi dewasa, kita mungkin ada dalam keadaan terpaksa menjadi identitas lain agar bisa menyesuaikan diri dengan orang-orang/keadaan. Tapi dalam proses tersebut, kita tidak boleh kehilangan jati diri kita sendiri. Orang lain mengontrol orang lain dengan menghilangkan identitas asli mereka dan menggantinya dengan identitas lain. Karena dengan tetap berpegang pada identitas kita, kita bisa menjadi lebih bebas dan tidak dikendalikan oleh orang lain. (Mungkin hal ini juga berhubungan dengan negara?)
Yang kedua adalah, keserakahan dapat membuat kita sebenarnya memiliki sesuatu yang lebih penting dan lebih layak dipertahankan, sampai akhirnya kita tidak menyadari bahwa kita telah kehilangan hal yang penting tersebut. Jadi, supaya tidak terjebak dalam keserakahan, kita harus berpegang pada hal yang lebih penting. Contohnya sungai yang menjadi tempat tinggal Haku, sungai tersebut dikeringkan dan di atasnya dibangun apartemen-apartemen oleh manusia sehingga Haku tidak bisa kembali ke tempat tinggalnya. Kalau dari kata artikelnya, “Manusia sering kali menggantikan bagian dari alam dengan hal-hal yang sementara”. (Seperti saya yang bukannya ngerjain tugas komposisi tapi malah ngetik tumblr panjang-panjang :)).. habis rasanya lagi pengen ditumpahin >.<). Terus, ngebedain yang penting sama yang ga penting dari mana? Kan suka rada-rada samar.. Jadi bingung lagi kan.. hahaa.
Lalu ada yang membuat saya bingung ketika menonton, kok heroine-nya mukanya biasa aja ya? Maksudnya jika dibandingkan sama si tokoh utama cowok (Haku) yang mukanya bishounen (cowok cantik) banget.. haha :)). Tapi lama-lama ketika ditonton jadi lumayan manis sih.. Habis baca dari wiki, katanya sang sutradara memang sengaja ngedesain ceweknya dengan muka biasa-biasa saja.Biar kita jatuh cinta dengan personality-nya hoho.. Pada akhirnya kita jadi berpikir, she’s a charming woman dan memang benar :).
Yah begitulah.. film-film animasi Studio Ghibli memang bagus-bagus, menghibur, mengandung pesan, dan mengusung realita sosial yang ada. Setidaknya masih ada film berpesan moral di tengah banyaknya film animasi jaman sekarang yang lebih sering mengusung humor dewasa.